Senin, 14 Mei 2018

Strategy mengerjakan 'structure' di TOEFL

     Apa itu "Stucture"? (Ind. 'struktur')
Apa pun bidang ilmu yang Anda geluti, Anda pasti mengenal konsep tentang "stuktur". Di dalam disiplin ilmu teknik, sosiologi, antropologi, seni, matematika, ekonomi, geografi, dan semua cabang ilmu pasti dikenal konsep dan istilah 'struktur' dengan definisi yang berbeda-beda. Namun jika kita perhatikan dengan seksama, ada satu benang merah dari semua definisi konsep yang berbeda-beda tersebut.

     Sebuah 'struktur' pasti mengandaikan adanya 3 hal utama, yakni:
1) bagian/unsur/elemen pembentuk struktur
2) keterkaitan/hubungan antarelemen/unsur/bagian tersebut
3) hukum/keteraturan/pola tertentu yang mengikat seluruh elemen/unsur/bagian
Oleh karena 'struktur' mengimplikasikan ketiga hal tersebut di atas, maka dengan cara yang sama pertanyaan-pertanyaan pada bagian Structure & Written Expression ini juga mengandaikan ketiga hal tersebut. Oleh karena yang menjadi satuan terkecil yang diujikan adalah kalimat (bukan paragraf seperti pada bagian ke-3), maka kita harus mampu mengenali:
1) elemen-elemen pembentuk kalimat
2) hubungan antarelemen kalimat
3) pola yang mengikat semua elemen tersebut.

     Strategi Umum untuk Mengerjakan Part A
Pada bagian ini, ada sebuah kalimat yang bagian dari kalimat tersebut hilang. Dari 'paradigma struktural' yang saya uraikan di atas, maka cara yang paling tepat  untuk mengerjakan bagian ini adalah dengan mengetahui komponen mana yang dihilangkan pada kalimat, apakah komponen Subject, Verb, Complement, Object, Conjunction, Appositive, atau gabungan dari sebagian komponen-komponen tersebut. Jika ini pun tidak bisa dilakukan, maka kenalilah terlebih dahulu mana komponen yang ada, baru nanti terlihat komponen mana yang dihilangkan. Dengan mengetahui komponen apa yang dihilangkan, maka paling tidak kita akan mencari ke bagian pilihan yang memang kita perlukan dan mengeliminasi pilihan-pilihan yang salah.

Contoh:
 A camel ______________ 30 gallons of water in ten minutes.
(a) it can drink
(b) a large drink of
(c) can drink
(d) with a drink of

      Soal di atas adalah tipikal soal Part A (sentence completion), di mana kita diminta untuk menentukan jawaban yang benar dari keempat pilihan yang diberikan.
Langkah 1: baca secara sangat sekilas kalimat tersebut
Langkah 2: tentukan secara cepat komponen apa yang dihilangkan
Langkah 3: eliminasilah pilihan-pilihan jawaban yang tidak mungkin dipilih (salah)
Langkah 4: jawablah pertanyaan tersebut

     Jika dilihat, kalimat di atas memuat komponen Subject ('A camel') namun tidak ada komponen Verb-nya (dalam Bahasa Indonesia kita mengenal komponen ini sebagai Predikat). Jadi kita harus mencari Verb di dalam pilihan yang disediakan. Dari keempat pilihan, ada 2 pilihan yang BUKAN Verb, yakni pilihan (b) dan (d), sehingga secara otomatis kita akan mengabaikan dua pilihan ini. Pilihan jawaban (a) mengandung Verb, namun masih memuat Subject, yaitu 'it'. Karena kalimatnya sudah mengandung Subject, pilihan (a) oleh karenanya juga salah. Jawaban atas soal di atas adalah (c), mengingat hanya pilihan inilah yang memuat verb. Ingat, di dalam bagian ke-2 TOEFL (Structure) jawaban atas pertanyaan harus secara pas menjawab pertanyaan, Jika yang dihilangkan Verb, maka carilah Verb, tidak boleh kurang (tidak memuat Verb) atau lebih (mengandung komponen lain yang tidak diperlukan). 

Source : http://popi-irawan.blogspot.co.id/p/section-ii.html?m=1

Rabu, 11 April 2018

Tips & Trik Menjawab soal Listening TOEFL

Part listening terbagi lagi atas 3 part yaitu Part A, B, and C. Sebelum kita memasuki penjelasan tiap part secara mendetail. Terlebih dahulu saya ingin memberikan tips & trik secara general dalam menjawab soal ini. Tipsnya yaitu:

  • Be Familiar with direction. Dalam setiap part akan ada direction yang dibacakan oleh sang bule dari tape recorder. Direction ini akan selalu sama di setiap test toefl. jadi sesungguhnya tak perlu mendengarkan baik-baik dierction yang ada. kalian benar-benar harus sudah tahu dan familiar dengan direction tersebut sebelum mengikuti test.
  • Selama direction dibacakan, silahkan melihat-lihat pilihan jawaban yang ada. Bisa di tebak kira-kira apa pertayaan untuk pilihan jawaban tersebut.
  • Listen carefully to the conversations and talks. Jadi kalian harus betul-betul berkonsentrasi untuk mendengarkan apa yang diucapkan dalam tape recorder tadi. mengapa? Karena hanya akan di putar sekali saja. Jadi tetap berkonsentrasi yaa..
  • Know where the esier and more difficult question are generally found. setiap part dari sesi listening comprehension yaitu dari soal yang mudah hingga ke soal yang sukar.
  • Never leave any answer blank on your answer sheet. jangan pernah mengosongkan lembar jawaban. jika tidak tahu, maka jawab saja/ isi saja lembar jawaban berdasarkan feeling teman-teman. Kira-kira manakah jawaban yang benar. sebab tidak akan ada pengurangan nilai jikalau pun jawabannya salah. Jika benar, Alhamdulillah kan?
  • Selama pengerjaan, jika selesai mengerjakan soal pertama dan masih ada waktu tersisa sebelum si bule berpindah ke soal berikutnya, gunakan waktu tersebut untuk melihat pilihan jawaban berikutnya. jadi teman-teman sudah siap untuk menjawab soal, tinggal focus mendengarkan, lalu memilih jawaban yang tepat ^^
Sekarang kita masuk kepada penjelasan singkat dari part dalam listening comprehension.
1. PART A
Part A merupakan short conversation atau percakapan singkat dua orang. Part ini terdiri dari 30 short conversation yang diikuti oleh pertanyaan di setiap conversation yang harus dijawab setiap 1 short conversation selesai.
General tips untuk part ini adalah:
  • Focus kepada second line (pembicara kedua). Jawaban pertanyaan dari pertanyaan biasanya di pembicara kedua.
  • Biasanya jawabannya merupakan re-statement (pernyataan ulang)dari kata kunci yang terdapat di pembicara kedua. Jadi apa yang didengar bisa jadi katanya tidak sama dengan apa yang tertulis dipilihan jawaban, namun memiliki maksud yang sama dengan yang diucapkan oleh sang bule pembicara kedua.
  • Remember! pertanyaannya itu dari yang mudah (easy) – yang sukar (difficult)
  • if not understand the conversation,  maka:
    • jika hanya mengerti beberapa kata saja ---> pilihlah jawaban yang merupakan re-statement dari key word (kata kunci) yang di dengar atau dimengerti tadi
    • if not understand all, sama sekali tidak mengerti, pilihlah yang paling berbeda dengan apa yang kalian dengar
    • Never Choose an answer because it sounds like what you heard in the conversation. jadi, jangan pernah memilih jawaban karena sama dengan apa yang kalian dengar yaa
  • Remember! jawablah semua pertanyaan walaupu kalian tidak yakin dengan jawabanya. Never leave any answers blank. Jangan membuat lembar jawaban kosong yaa..
Contohnya:
image
Dari dialog di atas, pembicara kedua mengatakan I’ll say! , means bahwa si bule perempuan agree (setuju) dengan apa yang dikatakan oleh si bule pria (pembicara pertama). Jadi jawabannya adalah (C).
II. PART B
Part B merupakan part long conversation atau percakapan panjang. di part ini kita akan mendengarkan percakapan panjang dua orang bule. Jumlah percakapan di part in adalah dua. Setelah setiap percakapan selesai akan di ikuti dengan 3 atau 4 –5 pertanyaan. Biasanya di part ini lebih banyak membicarakan tentang school life, social issue, or a trip that someone is planning ataupun berita di United State (US).
III. Part C
Di part ini seseorang akan berbicara panjang. Di part ini terdiri dari 3 pembicaraan, masing-masing pembicaraan akan di ikuti pertanyaan 3 – 4 atau 5 pertanyaan. kemudian pilihlah jawaban yang benar sesuai dengan pertanyaan. Sama halnya dengan Part B, di Part ini juga kebanyakan membicarakan tentang American History, literatur, ataupun some school life.
Tips untuk menjawab soal Part B & C adalah sama, yaitu:
  • Focus in 1st line. Jadi fokuslah di line pertama dari tiap conversation ataupun talk. Karean baris pertama biasanya merupakan main idea, subject, ataupun topik yang sedang dibicarakan. Dan sering sekali akan ditanyakan pertanyaan tentang hal tersebut.
  • Sebelum mendengarkan conversation atau talk di setiap part, pada saat direction dibacakan atau jika ada waktu, lihatlah jawaban di Part B begitu pula jika sudah memasuki part C. sementara melihat jawaban, cobalah untuk:
    • Menerka topik yang akan kalian dengan nantinya
    • Menerka pertanyaan yang mungkin muncul dari kumpulan jawaban yang ada.
    • Terka ataupun simpulkan pertanyaan tentang what doing next?, when & where the conversation take place?, and who’s talking? pertanyaan ini sering sekali muncul di part ini.
  • Saat mendengarkan, determain topik dengan mendengarkan baik-baik bagian pertama (first line) dari percakapan.
  • Saat mendengarkan follow atau ikuti dengan melihat jawaban yang ada pada text book (buku soal) lalu usahakan untuk menerka jawaban yang tepat. Semua jawaban ada pada conversation atau talk, dan jawabannya sama dengan apa yang kalian dengar di tape.
  • Harus menerka jawabannya walaupun tak yakin. Ingat! jangan pernah membiarkan jawaban kosong.
  • Jika ada waktu yang tersisa gunakan untuk melihat jawaban pada text book. agar siap mendengar conversation atau talk selanjutnya.
Untuk strategi mendetail tentang PART A  dan contoh listening part B & C dibahas tersendiri di postingan lain di blog ini.
Nah, itulah beberapa tips yang bisa digunakan dalam menjawab soal listening comprehension. Jangan lupa kunjungi blog aslinya (tertera di bawah) Semoga bermafaat ya!

Sumber :  http://www.evhykamaluddin.com/2014/06/tips-trik-menjawab-soal-listening

Rabu, 21 Maret 2018

What are the main difference between Internet-Based Testing (iBT) and Paper based Testing(PBT) formats?



TOEFL iBT measures reading, listening, speaking and writing skills and takes approximately 4½ hours. It is given on computer 30-40 times a year at test centers throughout the world.

TOEFL PBT measures listening, structure (grammar), reading and writing and takes approximately 3½ hours. It is given using paper and pencil 6 times a year at test centers where TOEFL iBT is not available. 

Section
Internet Based Test (IBT)

Paper-Based Test (PBT)
Reading
3-5 passages from academic texts; approximately 700 words long; 12-14 questions per passage.
What's different?
  • Glossary to define key words; easy-to-use review feature
  • New task – categorize information and fill in chart/complete summary

Time:60-100 minutes
Questions:36-70
Score Scale:0-30


measures the ability to understand non-technical reading material.
Time:30 minutes
Questions:1 topic
Score Scale:31-67
Listening
4-6 lectures, some with classroom discussion; each 3-5 minutes long; 6 questions each. 2-3 conversations; each 3 minutes long; 5 questions each.

Time:60-90 minutes
Questions:34-51
Score Scale:0-30
10 minutes break
What's different?
  • Longer, more authentic conversations and lectures
  • Note taking allowed
  • New questions that measure understanding of a speaker's attitude, degree of certainty, purpose, or motivation


Listening Comprehension measures the ability to understand English as it is spoken in North America.

3 – 4 mini-talks: each 60 – 90 seconds long, 3 – 5 questions each
2 – 3 extended conversations: each 60 – 90 seconds long, 3 – 5 questions each
30 – 40 dialogues: each 5 – 15 seconds long, 1 question each

Time:30-40 minutes
Questions:50
Score Scale:31-68
Speaking
2 tasks to express an opinion on a familiar topic; 4 tasks to speak based on what is read and listened to.
Up to 30 seconds to prepare the response
Up to 1 minute to respond
Time:20 minutes
Questions:6 tasks
Score Scale:0-4 points converted to 0-30


No Speaking Section
Structure (grammar)
No Structure Section
No grammar section, although grammar is evaluated in Speaking and Writing responses.

This part has 15 exercises of completing sentences correctly and 25 exercises of identifying errors.
Time:25 minutes
Score Scale:31-68
Writing

1 task to write based on what is read and listened to; 1 task to support an opinion on a topic.
Time:50 minutes
Questions:2 tasks
Score Scale:0-5 points converted to 0-30


One essay with 250-300 words in average.
Time:30 minutes
Questions:1 topic
Score Scale:0-6
Total score
Score Scale:0-120

Score Scale:310-677
Source : https://www.interface.edu.pk/tests/toefl/toefl-test-formats.asp

Minggu, 29 Oktober 2017

THIS YEAR, RUPIAH IS PREDICTED WILL BE NUMBER 1 IN ASIA 

Some analysts of the most accurate version of Bloomberg predicted that Rupiah will rise from the worst position to be the number one among other Asian currencies this year.
 
According to Lloyds Banking Group Plc, the rupiah will strengthen by 6.8 percent in 2014 to a level of 11,400 per U.S. dollar. Meanwhile, Societe Generale SA will see the rupiah was at 10,250 at the end of next year. In comparison, the median of 23 analysts surveyed by Bloomberg predict the rupiah will be at the level of 12,200 per U.S. dollar.
 
Among the 10 countries of Asia, only China can beat Indonesian growth.
 
There are several factors that will allegedly keep the Rupiah. One of them, a steady growth of the Indonesian economy and the reduce of trade deficit. Two factors are again the main attraction for foreign funds to re-invest in Indonesia.
 
“We predict the current value of the rupiah is below as it should be (undervalued) considered the dynamic growth in Indonesia,” said Jeavon Lolay, Global Research Director of Lloyds .
 
He added that the Indonesian economy will move in line with the positive growth in the global economy, which in turn will help to restore the level of exports in the next second quarter.
 
As a record, Indonesia’s currency has gained 0.7 percent this month to 12,085 per U.S. dollar. This is the best reinforcement among 11 Asian most frequently currencies traded.
 

THE FOODS AND BEVERAGES MERCHANTS IN JABODETABEK LOST THEIR INCOME UNTIL RP 200 BILLION

Bad weather that hit several regions in Indonesia is large enough to impact the food and beverage industry in this country. For only the Jabodetabek area, the floods predicted suppress the turnover to 25 percent.
 
Chairman of the Food and Beverage Association of Indonesia (Gapmmi) Adhi Lukman explained, a decrease of revenue is due to the difficulty of the distribution of products from the factory to the market because of the flooding block. Thus, it spreads on the decline in consumption.
 
As an overall result, Adhi estimated the food and beverage industry in Jabodetabek lost the income until Rp 200 billion per day. “In the normal situation, the income in each day for this region reached USD 800 billion,” he said on Tuesday (01/21/2014).
 
It is not only the distribution to the consumer, food and beverage manufacturers must also bear the losses due to the distribution of raw materials from the another region which also faltered.
 
For example, the transportation of fresh fruit and meat from Central Java, currently takes up to four days. Though, it usually takes only a half day. “Whereas within five days, the fresh raw materials will rot in about 50 percent” he said.
 
It hasn’t counted yet the losses because the factory could not be operated due to workers who could not get in because of flooding, or because there is no electricity supply due to outages by PLN in some areas.
 
Despite the losses is in sight, according to Adhi, manufacturers of foods and beverages will not raise their selling prices. Because this problem is only temporary.

Jumat, 07 April 2017

My Smoothies

My "Smoothies"

Visi
Menjadi perusahaan dalam bidang makanan yang khususnya minuman smoothies yang sehat  dan enak yang dapat dinikmati siapa saja, dan juga menjadi salah satu perusahaan yang paling maju , produktif, dan berkompetitif dalam bidang makanan di Indonesia.

Misi
  •  Memenuhi kebutuhan masyarakat untuk hidup sehat.
  • Mengembangkan inovasi-inovasi baik dalam produk maupun pelayanan.
  • Senantiasa melayani masyarakat agar bisa menikmati minuman sehat dan juga enak.
  • Memenuhi kesehatan masyarakat akan sadarnya mengkonsumsi buah lewat mengonsumsi smoothies ini.
Struktur Organisasi

Gambar 1. Struktur Organisasi Usaha Smoothies

Struktur organisasi dari perusahaan ini direncanakan hanya memiliki 4 orang karyawan dan 1 bendahara. Adapun perincian tugas-tugas karyawan-karyawan tersebut adalah sebagai berikut:
  1.  Pemimpin bertugas untuk mengatur,mengawasi, dan ngecek tugas-tugas tiap tim.
  2. Tim Kreatif bertugas untuk mengembangkan usaha Smoothies.
  3. Tim Riset bertugas untuk mempelajari tren macam-macam buah, karakteristik dan permintaan konsumen.
  4. Tim Pemasaran bertugas untuk menangani aktivitas penjualan dan pemasaran.
  5. Tim produksi bertugas untuk memproduksi produk Smoothies.

Struktur ini hanya digunakan di tahun pertama sejak perusahaan beroperasi. Setelah itu, kemungkinan akan ada penambahan karyawan sesuai dengan perkembangan usaha ini, sehingga struktur akan berubah sesuai dengan jumlah karyawan yang dibutuhkan.


Ingridian Mauly
23215382
2EB03

Jumat, 10 Maret 2017

Kasus Korupsi E-KTP, Selama 2016 KPK Sita Rp 247 Miliar

SENIN, 16 JANUARI 2017 | 21:43 WIB

Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). ANTARAA/Seno S.
TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi sudah menyita uang hingga Rp 247 miliar dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan paket KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (e-KTP) periode 2011-2012.

"Dalam kasus e-KTP selama 2016, telah dilakukan sejumlah penyitaan dengan nilai Rp 206,95 miliar, 1.132 dolar Singapura, dan 3.036.715,64 dolar Amerika Serikat atau semua setara dengan Rp 247 miliar, semua dalam bentuk uang baik yang cash maupun di rekening," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin, 16 Januari 2017.

"Sumber uang yang disita berasal dari perorangan dan korporasi. Mereka yang terkait dalam rangkaian proses proyek e-KTP," tambah Febri.

Penyidik pun masih terus melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap saksi-saksi dalam kasus ini yang sudah berjumlah lebih dari 250 orang saksi.

"Dan dalam waktu dekat, mungkin pada Februari akan dilakukan tahapan berikutnya seperti pelimpahan atau penanganan perkara lebih lanjut," ungkap Febri.

Sudah ada dua tersangka dalam kasus ini yaitu mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen Sugiharto.

"Sejauh ini KPK baru menetapkan dua tersangka namun pendalaman dan perluasan perkara masih terus dilakukan," tegas Febri.

Irman dan Sugiharto dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Irman diduga melakukan penggelembungan harga dalam perkara ini dengan kewenangan yang ia miliki sebagai Kuasa Pembuat Anggaran (KPA).

Berdasarkan perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kerugian negara akibat kasus korupsi e-KTP itu adalah Rp 2,3 triliun karena penggelembungan harga dari total nilai anggaran sebesar Rp 6 triliun.

Pendapat saya tentang artikel diatas, berkaitan dengan maraknya kasus penggelapan dana atau kasus-kasus korupsi di Indonesia sebaiknya pemerintah lebih selektif dalam memilih program-program yang akan direalisasikan. Dan sebisa mungkin meningkatkan pengawasan agar anggaran dapat digunakan dengan tujuan yang seharusnya, terlebih untuk anggaran yang berbentuk kas. Karena kas sangat mudah dipindahtangankan dan tidak dapat dibuktikan pemiliknya, maka kas mudah digelapkan. Dengan begitu pemerintah bisa meminimalisir terjadinya penggelapan dana atau kasus korupsi di Indonesia
Sumber : https://m.tempo.co/read/news/2017/01/16/063836583/kasus-korupsi-e-ktp-selama-2016-kpk-sita-rp-247-miliar